Berita

Dapur Qurban Bagi Indonesia

Jakarta – Hari ini, semua merayakan lebaran Iduladha usai pandemi mereda. Semua berkumpul, masjid kembali ramai. Bahkan usai salat Ied ditunaikan, masjid hingga gang-gang kecil di perkampungan dipenuhi kerumunan. Semua merayakan takbir, tahlil dan tahmidnya dalam perayaan Iduladha seperti sebelum pandemi.

Ahad (10/7) keriuhan yang sama nampak terlihat di pinggiran rel jalur kereta antara stasiun Palmerah – Karet. Perkampungan yang sejajar dengan salah satu jalur rel teramai di Jakarta ini, baru saja menerima distribusi daging kurban dari relawan Bagi Indonesia. Puluhan kotak daging kurban dibagikan untuk keluarga dhuafa di kampung pinggiran rel.

Tidak hanya itu, relawan Bagi Indonesia berkolaborasi dengan Ensany Humanitarian Indonesia mendirikan Dapur Kurban di wilayah ini. Dapur yang khusus diperuntukkan untuk memasak daging kurban, lalu masakannya disantap bersama oleh semua warga.

Syahroni selaku ketua RT di wilayah pinggiran rel ini mengatakan, baru tahun 2022 ada lagi yang mengirimkan nikmatnya daging kurban ke wilayahnya.

“Alhamdulillah, kami bersyukur berkali-kali atas kebaikan yang sudah tersampaikan hari ini. Sejak pandemi, baru sekarang ada yang kirim daging kurban ke kampung kami,” kata Syahroni.

Belasan ibu-ibu dan anak-anak pun ikut meramaikan Dapur Kurban Bagi Indonesia. Nasi sudah ditanak, sayuran diolah, lengkap dengan daging yang dimasak menjadi gulai. Ahad sore, makanan Dapur Kurban Bagi Indonesia pun siap disajikan.

“Alhamdulillah, malam ini setiap rumah di kampung pinggiran rel Palmerah-Karet menu makan malamnya istimewa, gulai daging, terima kasih ya Allah,” ujar Syahroni.