Berita

Sepakbola menjadi Pemersatu untuk Saling Peduli Sesama

Bagiindonesia.org, Jakarta – Sejak awal Juni, langit pagi Ibukota sedang tak begitu membiru, tanda polusi sedang pekat-pekatnya. Namun, kondisi ini tak menyurutkan semangat ratusan bapak-bapak ini untuk tetap berolahraga.

Mereka berasal dari berbagai wilayah di Jakarta, menyatu dalam berbagai klub sepakbola lokal. Hari itu, Ahad (26/6) mereka datang ke Lapangan Bola STU, Karet Tengsin, di Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Diinisiasi oleh lembaga kemanusiaan Bagi Indonesia, hari itu ratusan bapak-bapak tangguh dari berbagai wilayah di Jakarta, disatukan dalam satu turnamen dengan tema “Soccer for Charity, Bagi Indonesia”.

Turnamen untuk kemanusiaan ini sengaja diadakan, untuk menyambung silaturahmi sekaligus mengajak ratusan warga untuk berdonasi.

Lurah Karet Tengsin, Muhammad Hari Ananda mengatakan kegiatan ini merupakan penyaluran hobi yang luar biasa, apalagi tujuannya untuk kemanusiaan.

“Semenjak pandemi kasus terus menurun, perlu banyak momen untuk menyatukan silaturahmi warga, selagi terus menjaga protokol kesehatan. Tujuan dan komitmennya harus sama, bahwa kegiatan ini arahnya positif, kita tanding bola untuk kemanusiaan,” ujar Hari.

Angga, relawan Bagi Indonesia menjelaskan, agenda tanding bola untuk kemanusiaan ini akan diisi oleh sembilan tim. Masing-masing tim diperkuat oleh 23 pemain. “Uniknya semua bapak-bapak tangguh yang ikut tanding bola, usianya 45 tahun ke atas. Finalnya akan ada di tanggal 10 Juli,” kata Angga.

InsyaAllah, semua donasi yang terkumpul akan disalurkan Bagi Indonesia untuk berbagai program kemanusiaan. “Salah satu program yang akan didukung penuh adalah upaya untuk lebih peduli terhadap gizi anak di keluarga yang kurang mampu,” jelas Angga.